Minggu, 03 April 2016

Ada Surga di Celah Batu Karang, Namanya Pantai Mandorak


….Lanjutan Cerita di Danau Weekuri. Baru sempat posting, telatnya kebangeten, maaf ya.

Selepas kami puas bermain-main di Danau Weekuri, kami menuju pantai yang sebelumnya kami lewati saat perjalanan menuju danau Weekuri yaitu Pantai Mandorak dengan sebuah rumah adat milik warga Perancis. Tidak ada pos penjagaan, tidak ada portal. Kami tinggal masuk saja. Tidak ada orang selain kami berdelapan. Pantai Mandorak jadi berasa pantai pribadi saja. Ada sebuah perahu nelayan yang tengah bersandar di atas pasir putih pantai mandorak yang menambah indah pemandangan. Pohon-pohon kelapa di belakang pantai juga seakan menambah dekorasi keindahan pantai ini. Ombak yang masuk lewat celah diantara dua batu karang membuat ombaknya berhempas agak kuat jadi harus agak hati-hati kalau bermain air karena tarikan ombaknya cukup kuat.



Party time! Langsung kami ceburkan diri ke dalam air laut yang berwarna biru kehijauan itu, menyegarrkaan sekaliii! Kontur pasirnya yang agak landai membuat saya bermain guling-gulingan dari atas sampai jatuh ke air, asik coy! Wes, pokoke terserah sampeyan mau guling-guling mau salto mau kayang, terserah wes, soale mau ngapain aja bakal asik kalau disini. Paket Pantai Mandorak dan Danau Weekuriini  merupakan paket Combo yang wajib kamu dapatkan kalau berkunjung ke Sumba Barat Daya. Jangan sampai di lewatkan. Pemandangan sepanjang jalan juga bagus, hutan dan sabana, kuda, babi dan anjing. Kita juga bakal melewati kampung-kampung adat dan warganya yang ramah-ramah. Saran saya sih kalau ke Sumba jangan terlalu eksklusif lah, naik mobil ber AC yang penting sampai tujuan terus foto-foto tanpa ada interaksi dengan desa dan masyarakat sekitar mana asik bro, ga ada esensinya, ga ada pelajaran yang bisa kamu dapet, CMIW, hehe.