Minggu, 16 Maret 2014

Tips Mengamankan Tas Ransel Saat Traveling

image wildcanvas-outdoor
Backpacker identik dengan ransel besar dan berat yang selalu dibawa kemana-mana. di dalam tas tersebut pastilah berisi barang-barang yang digunakan untuk menunjang kehidupan para backpacker sekalian selama dalam perjalanan. Misalnya saja didalamnya pasti terdapat baju-baju, surat-surat berharga, barang-barang elektronik seperti laptop, kamera, gadget, gps, dll. Nah barang-barang tersebut sangat rawan bila hanya dimasukan ke dalam ransel. Apalagi bila si pengguna ransel tersebut memiliki kepribadian yang sedikit ceroboh. 

Selain itu, keamanan di daerah tempat kita melakukan perjalanan juga menjadi salah satu faktor hilangnya ransel/backpack. Terutama di negara-negara terbelakang atau berkembang dimana mereka sangat antusias melihat turis-turis asing masuk ke dalam negeri mereka. Stigma yang menggelayuti pikiran penduduk tersebut adalah pikiran dimana mereka mengira turis itu pastilah mempunyai uang yang banyak, sehingga sekali saja anda lengah, maka say goodbye saja kepada ransel anda. seperti yang pernah dialami oleh Agustinus Wibowo saat hendak mengeksplor mongolia, "baru saja sepuluh menit sampai, kamera sudah raib!" katanya.

Maka simaklah beberapa tips agar terhindar dari kehilangan ransel beserta isinya :

1. pastikan ransel selalu tertutup. Terutama saat sedang berada di tempat umum. Sekali saja kita lengah, maka akan memberikan kesempatan bagi tangan-tangan jahil untuk menyusupkan tangannya kedalam ransel. Misalnya kita sedang naik kereta dan duduk berdesak-desakan, eh ternyata kita tidak sadar kalau ternyata ranselnya terbuka. Hal demikian merupakan kesempatan empuk bagi si pencuri.

2. Belilah gembok / kunci untuk ransel yang biasa di kuncikan pada resleting. Belilah gembok ransel tipe kode pengaman, jangan yang memakai kunci. Sekarang banyak tersedia gembok-gembok untuk traveler dengan ukuran kecil, ringan dan harga terjangkau. Hal ini cara mengamankan tas ransel yang paling rekomended

3. Usahakan isi didalam ransel berada pada titik minimum, namun efisien dan efektif. Jika ransel berat, maka kita akan sering meletakkannya. Jika lengah, maka bukan tidak mungkin ransel kita akan kecolongan.

3. Hati-hati dengan tanda atau label pengenal yang kita pasang di ransel. Logo semacam 'Apple' atau 'Canon' memberi sinyal bahwa mungkin ada peralatan elektronik yang mahal di dalam ransel. Contohnya bila kita menggunakan ransel hadiah dari produsen elektronik, atau tas tas laptop dan kamera.

4. Waktu melakukan packing, letakkan barang-barang berharga di bagian tengah ransel dan melapisinya atau membungkusnya dengan pakaian. Jika seandainya pencuri merobek ransel dengan pisau atau silet ketika kita sedang berada di tempat yang ramai, diharapkan mereka hanya mendapatkan pakaiannya saja.

5. Pastikan tali ransel dibalut atau diikatkan pada bahu atau kaki jika memungkinkan. Merupakan hal yang umum di beberapa negara modus operandinya adalah pencuri naik sepeda motor sambil merampok ransel dan langsung kabur (terutama negara yang banyak sepeda motornya, seperti di asia Tenggara).

6. Buatlah label identitas yang berisi segala sesuatu tentang identitas kita seperti nama, alamat, email, akun fb, twitter, dll. Kemudian pasangkan di ransel, tujuannya adalah, bila ada orang "baik hati" yang menemukan ransel kita, diharapkan dapat segera menghubungi kita.

7.  Ketika naik bis yang makan waktu lama, duduklah pada sisi yang sama dengan bagasi di mana ransel kita disimpan, sehingga tiap saat bis berhenti, dengan mudah kita bisa mengawasi dan memastikan ransel Anda tidak diturunkan.

Kehilangan ransel saat sedang melakukan perjalanan bukanlah suatu hal yang kecil. hal ini berdampak besar pada kelangsungan perjalanan anda. Kehilangan barang-barang bawaan bisa terjadi dalam waktu yang amat singkat, bahkan tanpa sepengatuhan kita. Jadi tetaplah dan selalu waspada!


Mungkin kamu juga butuh panduan membuat rencana perjalanan?